Actually bingung mau mulai dari mana, selalu aja gugup kalo mau nulis tentang yang satu ini. takut salah, takut hasilnya gak sebagus yang di bayangin. takut ini, takut itu. But you never know if you never try kan? dan gue mencoba untuk memberanikan diri dengan berusaha untuk tidak memikirkan hasil akhirnya. ini tentang senja dan fajar. Yang gak di takdrikan untuk bersama (ketemu aja susah, apalagi di takdirkan untuk bersama?). Ini tentang fajar, yang gak pernah berhenti untuk terus hadir di pagi ku, yang gak pernah bosan untuk memberikan kehangatan kepada ku, yang selalu saja membuat ku tersenyum. Mulai puitis daaahhhhh...
MARI SERIUS!!!!
sudah dua bulan ku jalani hidup dengan mencintainmu, 2 bulan yang bentar lagi bakal berganti jadi 3 bulan. ini gak mudah. bertahan dalam perbedaan yang sangat besar emang gak mudah. butuh perjuangan yang sedikit keras untuk membangun kepercayaan di dalamnya. emang gak mudah. semuanya seakan menjadi anugrah di masa sekolah. jika ada yang tanya siapa bagian yang paling indah di masa SMA ku, maka jawabannya adalah kamu.
waktu itu jam 3 pagi, kita memberanikan diri untuk saling mengungkapkan perasaan masing-masing, apa yang kita rasakan semenjak menjadi teman yang lebih dekat. Dan akulah yang pertama memberanikan diri untuk memulai percakapan yang berdurasi lama itu. ingat? kamu dengan gugupnya menjawab pertanyaan ku waktu itu, kamu dengan gugupnya mengatakan bahwa kamu juga punya perasaan yang sama seperti ku, perasaaan ingin memiliki satu sama lain. bukan sebuah nafsu, tapi murni tentang cinta. waktu itu kau buat ku menangis. jam 3 pagi dengan bantal yang basah. jam 3 pagi dengan rasa bahagia yang tiada tara. jam 3 pagi dua insan sekan lupa dengan perbedaan yang ada.
aku dan kamu seperti fajar dan senja. sama-sama indah. sama-sama punya keinginan untuk bersama, berbagi keindahan. tapi, bagaimana mereka akan bersama jika bertemu saja tidak pernah? mereka hanya bisa memendam rasa kagum terhadap satu sama lain.
dan entahlah, semakin hari perbedaan itu semakin membuat kita lebih berani untuk melangkah telalu jauh. Yang awalnya memendam rasa, saling mengungkapkan isi hati, jalan bersama dan......dan...aku ingat bagaimana waktu itu kamu mencoba untuk memegang tangan ku. aku bisa merasakan apa yang kamu rasa waktu itu. Ada rasa takut, khawatir dan bahagia. aku bisa merasakan ketika banyak sekali kupu-kupu datang ke perut ku, berotasi dalam perut ku, dan membawa ku terbang ke langit sedetik kemudian jatuh di pelukan mu. Aku bisa merasakan kehangatan mu sayang, ketulusan mu, dan rasa cinta mu.
ingat waktu kita hujan-hujanan di pantai malalayang? ingat ketika aku baru sadar ternyata aku membawa payung setelah di dalam angkot? ingat? we walked under the rain honey bersama kupu-kupu di perut ku, "Walking between the raindrops, riding the aftershock beside you. Off into the sunset, living like there's nothing left to lose.." :') aku mencintai mu, sangat mencintai mu. apalagi sayang? apalagi hal yang pernah kita lalui bersama? ah ya! aku ingat! makan pisang goreng bersama jagung rebus yang di bakar dengan pemandangan sebuah gunung yang entahlan namanya apa tetapi terlihat menawan, duduk rapi sambil berharap senja akan tenggelam di depan mata kita, dan ternyata tempatnya tenggelam bukan di pantai itu. hahaha, lucu. aku ingat tentang kita yang berdebat soal legenda pohon ketapang dan kepiting, aku ingat bagaimana gelang yang bertuliskan 'senja' melingkar di tangan mu waktu itu. ahhhh, seakan tak ingin pergi dari tempat itu.
Satu persatu kejadian yang pernah kita lalui kemudian menghampiri otak ku, satu per satu dari mereka, meminta ku untuk menuliskannya di sini. Ah, mereka memang selalu begitu. selalu ingin di tuliskan agar orang lain bisa membacanya setiap saat. Seolah mengatakan "kami pernah menjadi saksi tentang cerita fajar dan senja". dan baiklah akan ku ceritakan yang lainnya: gelang dari karton berwarna hitam,scrapbook yang kamu kasih,permen kiss, pembatas buku bergambar paris, puisi-puisi mu, sampai sekarang masih ku simpan :D apalagi? sepulang dari pantai malalayang-naik angkot-turun di jembatan mantos (you name it)-jalan kaki dari jembatan sampai kawasan-dalam perjalanan kita suka bikin burung dari bayangan. Aku suka melihat siluet kita ketika melewati lintasan cahaya, siluet dua pasang burung yang bermesreaan di balik terangnya cahaya.
Dan......daun mangga? kita hoby sekali memetik daun mangga sepulang sekolah dan mencium aromanya bersama, persetan dengan pandanga orang lain. hahaha itu lucu sayang :'D semuanya membuat ku seakan semakin lupa dengan perbedaan yang kita miliki.
Aku tak akan lupa dengan semua hal yang telah kita lalui, aku tak akan lupa dengan ciuman pertama kita waktu itu, di rumah ku, di depan meja belajar ku. Cinta memang selalu begitu, membuat 2 insan mabuk akannya. Ciuman pertama ku dengan mu yang membuat kita sadar bahwa langkah kita sudah terlalu jauh, aku ingat bagaimana lidah kita sama-sama ingin berbagi kehangatan walau...walau dengan itu aku seakan memakan hewan-hewan yang di haramkan oleh Tuhan ku. Ya, melalui lidah mu, aku seakan ikut menikmati hewan-hewan haram itu.
Susah memang menghadapi perbedaan ini. Aku dengan masjid ku, sementara kau dengan sidang mu. Dan perbedaan ini semakin melekat di tubuh ku, semakin membuat aku takut, aku khawatir. Aku mencintai mu, entah sampai kapan.
"Love is when you look into someone's eyes and see their hearts." @ihatequotes
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar